Kasus dugaan rekayasa penanganan hukum kembali mencoreng institusi penegak hukum di Indonesia. Kali ini, seorang oknum polisi di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel) dilaporkan telah mengubah laporan penganiayaan menjadi kasus narkoba. Informasi ini mencuat setelah korban melaporkan kejadian penganiayaan yang dialaminya, namun justru dituduh terlibat dalam kepemilikan narkotika saat proses penyelidikan berlangsung.
Menurut sumber terpercaya, korban awalnya melapor ke kantor polisi setempat karena menjadi sasaran tindak kekerasan oleh pihak tertentu. Namun, alih-alih mendapat perlindungan, ia malah ditekan dan dipaksa mengakui kepemilikan barang haram. Modus seperti ini bukan kali pertama terjadi—publik pun mulai mempertanyakan integritas aparat yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat, bukan alat intimidasi.
Pengacara korban menyatakan bahwa pihaknya telah mengumpulkan bukti-bukti awal dan berencana mengadukan oknum tersebut ke Divisi Propam Polri serta Komnas HAM. Mereka menuntut transparansi penuh dan proses hukum yang adil tanpa rekayasa. Kasus ini juga memicu gelombang protes di media sosial, dengan tagar #UsutRekayasaPolisi sempat menjadi trending.
Sementara itu, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi, namun menjanjikan akan melakukan investigasi internal jika ada cukup bukti. Masyarakat menunggu langkah tegas agar kepercayaan publik terhadap penegakan hukum tidak semakin runtuh.
Di tengah ketidakpastian hukum seperti ini, banyak warga mencari hiburan sebagai pelarian—seperti mencoba peruntungan di platform game online terpercaya. Salah satunya adalah Indobet Daftar, yang menawarkan pengalaman bermain aman dan seru.